Tim Humas FKIP UAD Bekali Siswa SMK Muhammadiyah 1 Sleman tentang Peran Muhammadiyah di Era Digital
Sleman – Tim Humas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Baitul Arqam SMK Muhammadiyah 1 Sleman pada Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Meneguhkan Ideologi Islam dan Kemuhammadiyahan di Era Digital.” Siswa SMK Muhammadiyah 1 Sleman mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan ideologi Muhammadiyah.
Pada kesempatan tersebut, Hasrul Rahman, M.Pd., mewakili Tim Humas FKIP UAD dan menyampaikan materi mengenai peran generasi muda Muhammadiyah dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Ia mengajak peserta untuk memanfaatkan media digital secara bijak sekaligus menjadikannya sebagai sarana dakwah, edukasi, dan pengembangan diri.
Bangun Karakter Islami di Era Digital
Dalam pemaparannya, Hasrul Rahman menjelaskan bahwa kemajuan teknologi membawa banyak peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Oleh karena itu, siswa perlu memiliki fondasi nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan yang kuat. Bekal tersebut membantu mereka menyaring berbagai informasi yang beredar di ruang digital.
Menurutnya, media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyebarkan konten positif apabila digunakan secara bertanggung jawab. Sebaliknya, penggunaan teknologi tanpa literasi digital yang baik dapat memunculkan berbagai dampak negatif. Dampak tersebut meliputi penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan menurunnya etika dalam berkomunikasi.
Media sosial dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyebarkan konten positif jika pengguna memanfaatkannya secara bertanggung jawab, ujar Hasrul Rahman.
Perkuat Nilai Kemuhammadiyahan
Selain membahas literasi digital, Hasrul Rahman juga mengajak peserta memahami pentingnya menjaga identitas sebagai kader Muhammadiyah. Menurutnya, nilai-nilai Islam Berkemajuan perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di media digital.
Peserta juga diajak untuk mengembangkan sikap kritis, disiplin, bertanggung jawab, dan mampu berkolaborasi dalam menghadapi berbagai perubahan yang terjadi pada era digital.
Kolaborasi FKIP UAD dan Amal Usaha Muhammadiyah
Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan serta berdiskusi mengenai tantangan penggunaan media sosial dan penguatan karakter di kalangan remaja.
Melalui kegiatan ini, FKIP UAD terus memperkuat kolaborasi dengan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dalam mendukung pendidikan karakter. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari komitmen FKIP UAD untuk melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, memiliki literasi digital yang baik, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
(Ed:Krln)



