IMG-20160318-WA0010Pelepasan wisudawan FKIP periode Maret dilaksanakan Jumat, 18 Maret 2016 di Islamic Center Kampus 4 UAD. Acara diisi sambutan dari Dekan FKIP, Dr. Trikinasih Handayani dan persembahan musik dari mahasiswa. Acara dilanjutkan  ceramah oleh Dr. Khoiruddin Bashori. Dalam ceramah nya Dr. Khoiruddin Bashori memotivasi lulusan menjadi wirausaha. Problem pemula adalah : 1. Tidak PD (percaya diri) dalam menghadapi dunia kerja dan masyarakat. 2. Buta informasi dan wawasan kedepan tentang informasi lapangan kerja. 3. Ingin INSTANT tidak mau berproses, Hukum Panen (mulai dari membajak sawah, menamam bibit, menyiangi, memupuk,  mengairi, mengusir hama, mencabut rumput dan terakhirnya memanen).

Pada kesempatan itu di depan 316 calon wisudawan FKIP, Dr Khoiruddin menyampaikan cerita bahwa dalam berbagai kesempatan Ciputra mengatakan, suatu bangsa sedikitnya membutuhkan 2 persen dari jumlah penduduknya menjadi wirausaha agar Negara maju. Singapura yang wilayah negaranya tidak lebih luas dari DKI Jakarta  memiliki 7,2 persen wirausaha. Amerika Serikat 2,14 persen. Sementara Indonesia baru mempunyai 0,1 persen wirausaha

Kita perlu orang-orang seperti Stan Shih, mantan CEO Acer, yang dengan lantang berani menyatakan diri, Me-Too is Not My Style. Dengan menjadikan Acer sebagai band komputer kelas dunia yang kini tumbuh 70 persen pertahun, Stan Shih, menjadi “pahlawan nasional” di Taiwan dan merupakan the most successful information technology entrepreneur in Asia. Kita memerlukan lulusan berjiwa wirausaha yang memiliki karakter : PROACTIVE, INNOVATIVE, dan RISK-TAKING

Ada empat alasan orang bisa sukses, yakni : luck, very talented, on a growing business sector, little bit mad. “Luck is what happens when  preparation meets opportunity.” (SENECA). Tuntutan dunia kerja sekarang ini dicari : 96 % interpersonal communication; 93 % collaboration/teamwork; 92 % creative problem solving; 88 % critical thinking; 78 % technical skills (Apollo Group Inc., In-Demand Skills Survey, Desember 2004). PARADIGMA (Kerangka berpikir, persepsi, gambaran mental) yang akan mengubah perilaku. Dr. Khoiruddin menutup dengan tulisan Andrea Hirata : Di negeri ini, para pemimpi adalah para pemberani. Mereka kesatria di tanah nan tak peduli.

Puncak acara pengumuman Indek prestasi tertinggi yang diraih Audi Rinaldy Teurupun (3,91) dari Prodi Pendidikan Matematika. Jumlah wisudawan terbanyak periode Maret 2016 dari Prodi BK (79 orang), disusul PBSI (75 orang) dan PBI (44 orang). (H3)