128 Mahasiswa PGSD UAD Ikuti Orientasi Hizbul Wathan di Kampus 5
Yogyakarta—Sebanyak 128 mahasiswa semester 6 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengikuti Orientasi Hizbul Wathan di Kampus 5 UAD, Sabtu–Ahad (8–9/8/2026). PGSD UAD menggelar kegiatan ini sebagai persiapan mahasiswa sebelum mengikuti Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP).
Peserta berasal dari kelas A, B, dan C. Selama dua hari, mahasiswa mengikuti berbagai materi dan praktik kepanduan yang melatih keterampilan teknis, kepemimpinan, kerja sama, dan kedisiplinan.
PGSD UAD menggandeng Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam pelaksanaan orientasi. Para pelatih mendampingi mahasiswa dalam berbagai aktivitas kepanduan sekaligus mengenalkan peran pembina HW di lingkungan sekolah.
Hizbul Wathan Bentuk Karakter Calon Guru
Ketua Program Studi PGSD UAD Muhammad Ragil Kurniawan, M.Pd. menghadiri pembukaan bersama Ketua Qobilah HW UAD Drs. Hendro Setyono, S.E., M.Sc.
Hendro menjelaskan bahwa Hizbul Wathan memiliki peran penting dalam membentuk karakter calon pendidik. Menurutnya, HW tidak hanya mengajarkan keterampilan kepanduan, tetapi juga mendorong kader untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
“Hizbul Wathan memiliki keunikan dan keunggulan tersendiri yang membedakannya dengan gerakan kepanduan lain. Di HW, selain dibekali skill kepanduan yang mumpuni, para kader juga dituntut untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Hendro.

Mahasiswa PGSD FKIP UAD peserta Orientasi HW
Buka Peluang Mahasiswa Menjadi Pembina HW
Hendro juga menyoroti kebutuhan pembina Hizbul Wathan di sekolah-sekolah Muhammadiyah. Ia menyebut jumlah tenaga pelatih saat ini belum sebanding dengan kebutuhan sekolah.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi mahasiswa PGSD UAD untuk mengembangkan kompetensi kepanduan sejak bangku kuliah. Setelah menjadi guru, mereka dapat mengambil peran sebagai pembina HW sekaligus mendampingi kegiatan kepanduan siswa di sekolah.
Orientasi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal keterampilan dan tanggung jawab pembina HW. Pengalaman tersebut dapat mereka manfaatkan ketika terlibat dalam kegiatan kepanduan di sekolah.
Persiapkan Mahasiswa Menghadapi Lingkungan Sekolah
PGSD UAD menjadikan Orientasi Hizbul Wathan sebagai salah satu bagian dari persiapan mahasiswa sebelum mengikuti PLP. Melalui praktik kepanduan, mahasiswa memperoleh pengalaman menjalankan aktivitas secara berkelompok, memimpin, dan menyelesaikan berbagai tugas bersama.
Pengalaman tersebut melengkapi persiapan mahasiswa sebelum terjun ke sekolah. Selain menjalankan pembelajaran, calon guru juga perlu mampu berinteraksi dan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sekolah.
Melalui kegiatan ini, PGSD UAD mendorong mahasiswa mengembangkan kompetensi yang mendukung peran mereka sebagai calon guru sekolah dasar. Bekal kepanduan dan kepemimpinan diharapkan dapat membantu mahasiswa berkontribusi lebih luas di lingkungan sekolah.
(Dholina/Ed Krln Humas FKIP)


