Closing Ceremony Mahasiswa Inbound Capiz State University SEA Teacher Batch 11
FKIP UAD mengadakan Closing Ceremony Mahasiswa Inbound SEA Teacher Batch 11 pada Jumat (06/02) di Educator Hall, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini menandai berakhirnya satu bulan perjalanan akademik dan kultural mahasiswa inbound dari Capiz State University, Filipina di Yogyakarta.
Dalam laporan program, Koordinator SEA Teacher Batch 11, Aan Hendroanto, S.Pd., M.Sc. menyampaikan apresiasi kepada pihak SMP Negeri 2 Yogyakarta sebagai sekolah mitra. Aan berterima kasih atas pendampingan, perhatian, dan dedikasi para guru selama mahasiswa menjalani praktik mengajar.
Selain itu Aan berpesan kepada dua mahasiswa inbound untuk menghargai diri sendiri atas keberanian dan komitmen mengikuti program ini. Aan juga menegaskan bahwa mereka kini menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Ahmad Dahlan.
FKIP UAD selalu membukakan pintu jika mereka kembali ke Indonesia. Kmeudian Aan menutup pesannya dengan ungkapan syukur karena UAD dapat membersamai mereka selama satu bulan.
For the students, I don’t know what to say, but I want to say one word: congratulations. Congratulations on completing the program. I know this has been a challenging month for you. Being far away from your family, you had to teach and adapt to the way teaching is done in Indonesia. You should appreciate yourselves for completing this program. You are part of our family, and you will always be part of my family from now on. ungkap Aan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Wakil Dekan II FKIP, Dr. Ani Susanti, M.Pd.B.I. Ani mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif para mahasiswa selama program berlangsung. Ia menyampaikan bahwa para peserta telah melewati banyak pengalaman di Yogyakarta.
Ani berharap para mahasiswa dapat kembali ke Indonesia khususnya Yogyakarta sebagai guru profesional setelah lulus. Pengalaman di SMP Negeri 2 Yogyakarta akan menjadi bekal penting dalam menghadapi perbedaan karakter dan budaya siswa. Mengajar harus dilakukan dengan hati karena mengajar bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi membentuk karakter sebagai pendidik sejati.
The experience at SMP 2 YK will give you a unique perspective in teaching. Even though the students and the culture are different, you can adapt as long as you teach with your heart. Teaching should always be remembered as a calling of an educator. ungkap Ani.
Perwakilan SMP Muh 2 YK, Yushinta Wibowo, M.Pd.B.I. menyampaikan rasa bangga menjadi bagian dari program ini. Yushinta mengapresiasi kerja sama dengan UAD dan berharap kolaborasi ini terus berlanjut di masa depan.
Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya melatih keterampilan mengajar. Program ini juga membangun pengalaman bermakna dan nilai-nilai profesional bagi calon guru. Menjadi guru berarti memberi dedikasi dengan tulus dan terus belajar sepanjang hayat. Dedikasi para mahasiswa telah mendukung keberhasilan program ini.
Teaching is not only about delivering lessons but also about shaping character. Being a teacher means giving sincere dedication. Remember the values you learned here and continue to grow as a lifelong learner. Your great dedication has contributed to the success of this program. ungkap Yushinta.

Penyerahan kenang-kenangan untuk mahasiswa inbound dari Capiz State University
Perwakilan mahasiswa, Caca dan Aira, menyampaikan refleksi mereka di akhir kegiatan. Mereka menyatakan berhasil melewati berbagai tantangan selama satu bulan di Indonesia dan tiga minggu mengajar di sekolah. Mereka belajar bersikap fleksibel dalam menerima perbedaan budaya. Perjalanan ini mereka maknai sebagai proses pertumbuhan, bukan sekadar praktik mengajar.
Aira menyampaikan harapannya untuk kembali ke Indonesia suatu hari nanti. Ia ingin kembali bukan sebagai mahasiswa, tetapi sebagai pendidik profesional.
I want to come back to Indonesia not as a student, but as a professional teacher. ungkap Aira.
Closing Ceremony ini menandai berakhirnya Program SEA Teacher Batch 11 mahasiswa inbound Capiz State University, Filipina. Pada bulan berikutnya FKIP siap menerima beberapa mahasiswa inbound kembali belajar di UAD dan Yogyakarta.
(krln humas fkip)


