Mahasiswa PBio Kaji Penerapan Ekowisata di Desa Tinalah
Bantul – Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengajak mahasiswa mempelajari penerapan mata kuliah Ekowisata melalui kuliah lapangan di Desa Wisata Tinalah, Minggu (26/7). Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk memahami pengelolaan wisata alam yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan masyarakat.
Mahasiswa bersama Hendro Kusumo Eko Prasetyo Moro S.Si.,M.Sc., dosen pengampu mengamati potensi alam dan kearifan budaya lokal di Desa Wisata Tinalah. Mereka juga mempelajari keterlibatan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan kegiatan wisata di kawasan tersebut.
Mengkaji Potensi Ekowisata Desa Tinalah
Mahasiswa memilih Desa Wisata Tinalah sebagai lokasi pembelajaran karena kawasan tersebut memiliki beragam potensi alam. Mereka mengamati bentang persawahan, perbukitan, perkebunan, dan aliran Sungai Tinalah sebagai bagian dari potensi wisata desa.
Selain potensi alam, mahasiswa mempelajari konsep pariwisata berbasis masyarakat community-based tourism yang diterapkan di Desa Wisata Tinalah. Masyarakat setempat terlibat dalam pengelolaan berbagai paket wisata sehingga mahasiswa dapat melihat peran masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal.

Mahasiswa terlibat dalam aktivitas warga
Mahasiswa Observasi Pengelolaan Lingkungan
Untuk memperdalam pembelajaran, mahasiswa berinteraksi dengan dosen pengampu, pengelola desa wisata, pemandu lokal, dan masyarakat setempat. Mereka menyusuri sejumlah lokasi untuk mengamati aktivitas wisata serta pengelolaan lingkungan secara langsung.
Mahasiswa kemudian mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Mereka mengkaji upaya konservasi alam, pengelolaan sampah, pemanfaatan sumber daya alam, partisipasi masyarakat, serta edukasi lingkungan bagi wisatawan.
Selanjutnya, mahasiswa membandingkan hasil pengamatan dengan prinsip-prinsip ekowisata. Proses tersebut membantu mahasiswa memahami penerapan ekowisata sekaligus mengenali berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan wisata berkelanjutan.
Melalui pembelajaran berbasis pengalaman, Pendidikan Biologi UAD memberi ruang kepada mahasiswa untuk memperluas wawasan melalui interaksi langsung dengan lingkungan dan masyarakat. Pendekatan ini menjadi bagian dari pembelajaran Pendidikan Biologi UAD yang menghubungkan pengalaman lapangan dengan pengembangan kompetensi mahasiswa.
(rino/ed: krln)



