Alumnus PBSI UAD Ichsan Yunianto, Guru dan Penggiat Literasi Berprestasi
Bantul – Ichsan Yunianto Nuansa Putra, M.Pd., Gr., alumnus PBSI FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD), menorehkan berbagai prestasi di bidang pendidikan, sastra, dan literasi. Saat ini, ia mengajar Bahasa Indonesia di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) dan aktif mengembangkan budaya literasi.
Setelah menyelesaikan studi di PBSI FKIP UAD, Ichsan melanjutkan pendidikan magister pada Program Studi Magister Pengkajian Bahasa, Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Ia kemudian mengembangkan kiprahnya melalui kegiatan literasi, organisasi profesi, kompetisi dan karya tulis.
Aktif Kembangkan Literasi
Di SMA Muhi, Ichsan mengembangkan budaya literasi melalui berbagai kegiatan, salah satunya Program Pena Emas. Ia juga aktif dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan menjabat sebagai Ketua MGMP Bahasa Indonesia Kota Yogyakarta 2025–2029.
Pada 2020, Ichsan meraih Juara I Lomba Cipta Puisi Nasional bertema Sumpah Pemuda dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah IAIN Bukittinggi. Pada tahun yang sama, ia menjadi salah satu penulis buku Writing for Healing: Catatan Inspiratif tentang Covid-19 terbitan UGM Press.
Raih Prestasi dan Hasilkan Karya
Kiprah Ichsan di bidang pendidikan dan sastra membawanya meraih sejumlah penghargaan pada 2022. Ia meraih Anugerah Guru/Pendidik Berkemajuan Jenjang SMA/SMK/MA se-Daerah Istimewa Yogyakarta dari Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia juga meraih Juara III Lomba Baca dan Cipta Puisi tingkat provinsi yang diselenggarakan PGRI Kota Yogyakarta.
Pada Desember 2025, Ichsan meraih Juara II Makalah Terbaik dalam Seminar Gerakan Literasi Yogyakarta dari Balai Pendidikan Dasar dan Menengah Kota Yogyakarta. Ia juga aktif mengikuti kompetisi di bidang sastra, literasi, dan pendidikan.
Kiprah Ichsan sebagai penulis terlihat melalui sejumlah buku yang ia hasilkan. Pada 2022, ia menerbitkan Jangan Sendirian, Kamu Tidak Sendiri melalui Penerbit Orakel sebagai buku kumpulan cerita pendek tunggal pertamanya. Pada tahun yang sama, ia menerbitkan Bulan yang Terluka sebagai buku puisi tunggal pertamanya.
Produktivitas kepenulisannya berlanjut pada 2024 melalui buku esai Guru Penggerak, Guru Berkemajuan yang ia terbitkan melalui Jejak Pustaka. Buku tersebut menjadi buku esai tunggal pertamanya.
Kiprah Ichsan menunjukkan keterhubungan antara pendidikan, literasi, dan kepenulisan. Sebagai guru, penulis, dan penggiat literasi, ia terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan budaya literasi.
(Krln Humas FKIP)





FKIP UAD

