Dekan FKIP UAD Perkuat Pemahaman Ideologi Muhammadiyah di Australia
Dekan FKIP UAD sekaligus Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., menjadi narasumber dalam Baitul Arqam (Staff Retreat) Muhammadiyah Australia College (MAC) di Melbourne, Australia, pada Jumat (26/6). Kegiatan ini untuk memperkuat pemahaman Al-Islam dan Kemuhammadiyahan bagi seluruh staf MAC.
Melalui Baitul Arqam, peserta memperdalam pemahaman tentang ideologi, visi dan misi Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan. Kegiatan ini juga membekali tenaga pendidik dan kependidikan agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai Muhammadiyah dalam lingkungan kerja dan pelayanan pendidikan.
Dalam sesi tersebut, Sayuti memaparkan materi Introduction to the Muhammadiyah Movement. Ia menjelaskan sejarah, gerakan dakwah dan tajdid, serta kiprah Muhammadiyah di tingkat internasional.
Sayuti menegaskan bahwa pemahaman terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah menjadi fondasi penting bagi seluruh staf MAC. Menurutnya, pemahaman tersebut akan mendorong lahirnya layanan pendidikan yang unggul, berkemajuan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dekan FKIP UAD sekaligus Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., ketika memberikan materi di MAC
Pada kesempatan yang sama, Ustadz Muhammad Rofiq Muzakkir, Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah sekaligus Mudir PUTM, turut menyampaikan materi. Ia menjelaskan nilai-nilai dasar Muhammadiyah dan perannya dalam perkembangan gerakan Islam global.
Melalui penyelenggaraan BA, MAC berharap seluruh staf semakin memahami nilai-nilai ideologis Muhammadiyah dan menerapkannya dalam budaya kerja maupun proses pendidikan. Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Muhammadiyah dalam mengembangkan jaringan pendidikan internasional dan memperluas dakwah Islam berkemajuan di tingkat global.
Sayuti berharap kolaborasi antara Muhammadiyah Indonesia dan MAC terus berkembang pada masa mendatang. Ia meyakini sinergi tersebut dapat melahirkan ekosistem pendidikan yang berkualitas, berkarakter Islami, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat serta peradaban dunia.
(syariful/ed: krln)



