Leadership Recharging #4 FKIP UAD Perkuat Sinergi Pimpinan Hadapi Tantangan Pendidikan Tinggi
Magelang – Leadership Recharging #4 FKIP UAD menjadi forum strategis bagi pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Forum ini bertujuan memperkuat kepemimpinan, sinergi, dan strategi pengembangan fakultas. Hari pertama kegiatan berlangsung pada Senin, 3 Agustus 2026, di Pondok Tingal Hotel and Resto, Magelang.
Kegiatan ini diikuti oleh Wakil Dekan Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), Akademik, dan Kemahasiswaan, serta Wakil Dekan Bidang SDM dan KKAU. Selain itu, ketua dan sekretaris program studi jenjang S-1, S-2, S-3, serta Program Profesi Guru (PPG) juga hadir.
Peserta lainnya meliputi Penjaminan Sistem Mutu Fakultas (PSMF), Kepala P2K, dan para koordinator tim kerja FKIP UAD. Sebanyak 14 tim kerja mengikuti forum ini untuk menyusun strategi pengembangan fakultas.
Wakil Dekan II Ajak Susun Strategi FKIP
Mewakili pimpinan fakultas, Wakil Dekan II FKIP UAD, Dr. Ani Susanti, M.Pd.B.I., membuka kegiatan. Ia mengajak seluruh peserta menyusun strategi pengembangan FKIP UAD untuk satu tahun ke depan.
Menurut Dr. Ani, FKIP perlu merespons tantangan pendidikan tinggi secara adaptif. Salah satu fokus utama ialah penguatan strategi penerimaan mahasiswa baru (PMB). Oleh karena itu, setiap program studi perlu terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan akademik. Dr. Ani juga mengajak seluruh tim kerja memperkuat kolaborasi. Menurutnya, keberhasilan FKIP lahir dari kerja sama seluruh unsur di lingkungan fakultas.
Dekan Dorong Budaya Kolaborasi dan Peningkatan Mutu
Dalam arahannya, Dekan FKIP UAD, Dr. Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., mengajak seluruh peserta menjaga keberlanjutan forum Leadership Recharging. Menurutnya, forum ini menjadi ruang refleksi, diskusi, dan penyusunan strategi bersama.
Selain itu, Dekan menyampaikan hasil penilaian dosen terhadap Unit Pengelola Program Studi (UPPS). Hasil tersebut menempatkan FKIP UAD sebagai fakultas dengan penilaian terbaik di lingkungan Universitas Ahmad Dahlan. Capaian ini menunjukkan komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjaga mutu akademik dan tata kelola fakultas.
Melalui Leadership Recharging #4 FKIP UAD, seluruh pimpinan, kaprodi, sekprodi dan tim kerja memperkuat komitmen bersama. Mereka siap membangun budaya kolaborasi, meningkatkan kualitas tata kelola, dan menghadirkan inovasi untuk kemajuan FKIP UAD.
Gunadi Dwi Hantoro Paparkan Strategi Fakultas Tetap Unggul
Sesi utama menghadirkan Dr. Gunadi Dwi Hantoro, S.T., M.M. dengan materi berjudul “Inovasi dan Strategi Fakultas untuk Tetap Unggul dan Sehat di Masa Sulit.”
Gunadi menjelaskan bahwa perubahan dunia pendidikan tinggi berlangsung sangat cepat. Karena itu, FKIP harus membangun budaya inovasi. Fakultas juga perlu menyusun strategi yang adaptif agar mampu menjaga mutu layanan akademik dan meningkatkan daya saing.
Ia mengutip pandangan Rupert Murdoch yang menyatakan bahwa “the fast will beat the slow.” Menurutnya, organisasi yang bergerak cepat akan lebih siap menghadapi perubahan. Sebaliknya, organisasi yang lambat akan semakin tertinggal.
Gunadi juga mengingatkan peserta pada pemikiran Albert Einstein. Ia menegaskan bahwa organisasi tidak akan memperoleh hasil baru apabila terus menggunakan cara yang sama.

Pemaparan oleh Dr. Gunadi
Selain itu, Gunadi menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi. Kolaborasi antarpimpinan, program studi, dan tim kerja akan mempercepat pencapaian target fakultas. Kolaborasi juga memperkuat tata kelola organisasi dan mendorong lahirnya berbagai inovasi.
Pada akhir sesi, Gunadi mengaitkan strategi tersebut dengan pemikiran KH Ahmad Dahlan. Menurutnya, pendidikan tidak hanya mewariskan ilmu. Pendidikan juga membangun peradaban. Perguruan tinggi harus berani bertransformasi agar tetap relevan di tengah perkembangan AI, digitalisasi, dan disrupsi. Nilai Islam Berkemajuan menjadi fondasi utama. Sementara itu, inovasi menjadi cara untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memajukan bangsa.
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang AIK, Akademik, dan Kemahasiswaan FKIP UAD, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I. Pada sesi ini, peserta mendiskusikan berbagai strategi pengembangan fakultas untuk satu tahun ke depan.
Prof. Suyatno juga mengajak seluruh peserta menyampaikan gagasan, pengalaman, dan solusi berdasarkan kondisi yang dihadapi masing-masing program studi maupun unit kerja. Menurutnya, forum diskusi seperti ini menjadi ruang penting untuk menyatukan persepsi, memperkuat kolaborasi, dan menghasilkan langkah-langkah strategis yang dapat segera diimplementasikan. Oleh karena itu, seluruh peserta menjadikan hasil diskusi sebagai pijakan bersama untuk mewujudkan FKIP UAD sebagai fakultas yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
(syariful/ed: krln)



