Guest Lecture FKIP UAD Soroti Inovasi Pembelajaran Inklusif dan Aktivitas Fisik Siswa
FKIP UAD menggelar Guest Lecture bersama narasumber dari UAD dan Adamson University, Filipina pada Jumat (08/05) di Educator Hall, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini mengangkat isu pendidikan inklusif dan kesehatan fisik dalam dunia pendidikan.
Guest Lecture diikuti mahasiswa Prodi PGSD kelas PJOK, Tim Wellbeing, Tim Kerja Sama Global, Tim SEA Teacher, serta Kaprodi dan Sekprodi di lingkungan FKIP. Kegiatan ini menjadi forum diskusi akademik sekaligus penguatan wawasan internasional tentang pendidikan inklusif dan kesehatan peserta didik.
Pada sesi pertama, Dr. Fery Budi Setyawan, S.Pd., M.Pd., AIFO-FIT menyampaikan materi bertajuk “Transformasi Permainan Tradisional untuk Pendidikan Inklusif”. Ia menjelaskan bahwa pengembangan permainan tradisional dapat mendukung pembelajaran yang ramah bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus.
Ia juga mengembangkan aplikasi berbasis permainan tradisional Indonesia “Egrang Petualang” untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan mudah diakses. Melalui aplikasi tersebut, ia memadukan nilai budaya lokal dengan teknologi digital sebagai media pembelajaran inklusif.

Dr. Fery Budi Setyawan, S.Pd., M.Pd., AIFO-FIT, ketika menyampaikan materi
Ia menekankan bahwa permainan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat meningkatkan interaksi sosial, keterampilan motorik, serta membangun nilai kebersamaan di lingkungan pendidikan inklusif.
Permainan tradisional itu mengatasi koordinasi motorik kasar, motorik halus, dan interaksi sosial secara bersama-sama. ungkap Fery.
Pemateri selanjutnya, Prof. Michelle R Dee dari Adamson University, menyampaikan materi tentang integrasi aktivitas bersepeda dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Ia menjelaskan bahwa bersepeda dapat mendukung kebugaran fisik, keterampilan motorik, kesadaran lingkungan, serta membangun rasa percaya diri dan kemandirian siswa.
Michelle juga memaparkan penerapan pembelajaran bersepeda melalui pelajaran dasar bersepeda, edukasi keselamatan lalu lintas serta dan aktivitas luar ruang. Selain itu, ia menyoroti tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan fasilitas, aspek keamanan, kesiapan guru dan dukungan institusi.

Prof. Michelle R Dee menyampaikan materi
Melalui kegiatan ini, FKIP Universitas Ahmad Dahlan berharap mahasiswa dan peserta dapat memperoleh wawasan baru mengenai inovasi pembelajaran yang inklusif, interaktif, dan berorientasi pada kesehatan peserta didik. Guest Lecture ini juga menjadi upaya FKIP UAD dalam memperkuat kolaborasi internasional serta mendorong pengembangan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.
(krln humas fkip)


FKIP UAD





