Mahasiswa PPG UAD Hadirkan Pembelajaran Aktif Lewat Diorama Norma
Suasana kelas III SD Muhammadiyah Sokonandi 1 Yogyakarta tampak berbeda pada Rabu (29/04). Miniatur lingkungan, karton warna-warni dan diskusi kelompok membuat pembelajaran terasa lebih hidup dan menyenangkan.
Mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Universitas Ahmad Dahlan, Mayda Kusumaningtyas, memandu siswa mempelajari materi IPAS Bab 6 tentang interaksi sosial. Materi tersebut meliputi peran, tugas, tanggung jawab, norma masyarakat, hingga aturan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini merupakan praktik pembelajaran terbimbing dalam PPL Siklus 1. Mayda menerapkan pendekatan deep learning yang menekankan pembelajaran bermakna, berkesadaran dan menggembirakan.
Di bawah bimbingan Prof. Dr. Trianik Widyaningrum, M.Si. dan Guru Pamong Nurul Annisa Soleh Astuti, S.Pd., Mayda menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Model tersebut dipilih untuk mendorong partisipasi aktif dan kreativitas siswa.
Pembelajaran diawali dengan alat peraga edukatif, video dan media PowerPoint. Siswa juga belajar menggunakan media PETATANG (Peran, Tugas dan Tanggung Jawab) serta “Kantong Aturan” untuk memahami norma dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Suasana kelas III SD Muhammadiyah Sokonandi 1 Yogyakarta tampak interaktif
Mayda membantu siswa memahami konsep norma melalui media visual dan permainan edukatif. Siswa kemudian mengerjakan LKPD dan membuat diorama norma masyarakat secara berkelompok.
Setiap kelompok merancang miniatur kehidupan sosial lengkap dengan aturan dan perilaku sesuai norma masyarakat. Saat presentasi, siswa tampil percaya diri menjelaskan hasil karya mereka dan saling memberikan apresiasi.
Pembelajaran aktif ini tidak hanya meningkatkan kreativitas dan kerja sama siswa, tetapi juga membangun keberanian serta karakter sosial anak. Di akhir kegiatan, Mayda mengajak siswa melakukan refleksi dan evaluasi untuk memperkuat pemahaman materi.
(mk/ed: krln)




FKIP UAD


