FKIP UAD Sambut Kunjungan SMA Muh 4 Kendal
Sebanyak 48 siswa kelas XII dan 16 guru SMA Muhammadiyah 4 Kendal mengunjungi FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Kamis (23/04) di Educator Hall. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus pengenalan dunia perguruan tinggi bagi siswa.
Kepala SMA Muhammadiyah 4 Kendal, Siti Rofingah, S.Pd.I., menyampaikan terima kasih kepada UAD atas sambutan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat hubungan antarlembaga pendidikan di bawah naungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Ia juga berharap kegiatan itu dapat membuka wawasan siswa agar lebih termotivasi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Menurutnya, ilmu pengetahuan menjadi bekal penting untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat.
Semoga dari pihak UAD dapat memberikan motivasi kepada anak-anak agar semangat menempuh pendidikan tinggi, khususnya bagi perempuan karena perempuan akan menjadi ibu sekaligus guru seumur hidup, ungkap Siti.
Wakil Dekan I FKIP UAD, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I., memperkenalkan sejarah dan perkembangan FKIP sebagai fakultas tertua di UAD. Ia menjelaskan bahwa FKIP menjadi cikal bakal berdirinya UAD yang dahulu bernama IKIP Muhammadiyah sebelum bertransformasi menjadi UAD.
Ia juga memperkenalkan berbagai program studi dan fasilitas yang dimiliki FKIP UAD kepada para siswa. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan perkuliahan.
Semoga siswa mendapatkan pengalaman yang mengesankan selama berkunjung ke UAD, ungkap Suyatno.

Sesi penyampaian materi oleh Syariful Fahmi, S.Pd.I., M.Pd
Dalam sesi materi, Syariful Fahmi, S.Pd.I., M.Pd., mengajak siswa mulai merencanakan masa depan sejak dini. Ia menekankan pentingnya memilih jurusan sesuai minat dan kemampuan, bukan sekadar mengikuti orang lain.
Jangan memilih jurusan hanya karena ikut-ikutan. Tentukan pilihan sesuai passion dan tujuan masa depan, ungkap Fahmi.
Ia juga menegaskan bahwa pendidikan tinggi membuka peluang karier yang lebih luas. Menurutnya, perkembangan teknologi AI tidak akan menggantikan profesi seperti pendidik, dokter, psikolog, penulis dan desainer.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa memperoleh wawasan baru tentang pentingnya pendidikan tinggi untuk merencanakan masa depan. FKIP UAD berharap kunjungan ini mendorong siswa lebih percaya diri menentukan pilihan studi dan karier sesuai minat serta kemampuan mereka.
(Krln/Humas FKIP)








