FKIP UAD Susun Pedoman Tugas Akhir Berbasis Skripsi dan Non-Skripsi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UAD menyelenggarakan Workshop Penyusunan Pedoman Tugas Akhir Berbasis Skripsi dan Non-Skripsi pada Rabu (20/5) di Ruang Dekanat Lt. 7 Kampus IV UAD. Tim Kurikulum dan Pembelajaran FKIP menyusun pedoman tersebut untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi yang menuntut lulusan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis.
Wakil Dekan I FKIP UAD, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi solusi agar tugas akhir tidak hanya berfokus pada skripsi sebagai standar kelulusan. Ia menilai skripsi konvensional belum sepenuhnya mengakomodasi potensi mahasiswa di bidang inovasi produk, kewirausahaan, dan proyek profesional.
“Mahasiswa memiliki beragam kompetensi dan potensi. Karena itu, perguruan tinggi perlu menghadirkan sistem tugas akhir yang lebih fleksibel tanpa mengabaikan kualitas akademik,” ujarnya Suyatno.
Adapun bentuk tugas akhir non-skripsi adalah publikasi artikel ilmiah, pengembangan produk inovatif, proyek profesional, karya desain dan luaran berbasis teknologi. Setiap bentuk tersebut memiliki bobot akademik yang setara dengan skripsi.
Koordinator Tim Kurikulum dan Pembelajaran FKIP, Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., menyebut workshop ini bertujuan meningkatkan mutu pendidikan tinggi yang adaptif. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini mendukung implementasi Outcome-Based Education (OBE) dan mempercepat ketepatan waktu kelulusan mahasiswa.
Melalui penyusunan pedoman ini, FKIP UAD mengharapkan sistem pembelajaran yang lebih fleksibel dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. FKIP UAD juga menargetkan pedoman tersebut menghasilkan lulusan yang inovatif, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja global.
(nabilak/ed: krln)


