Pengajian Bulanan FKIP UAD #38 Perkuat Semangat Tajdid dan Ijtihad
FKIP UAD kembali menggelar Pengajian Bulanan Dosen dan Tendik #38 pada Rabu, (24/06) di Educators Hall lantai 7 Kampus 4 UAD pukul 07.30–09.00 WIB. Dr. Siti ‘Aisyah, M.Ag., Ketua PP Aisyiyah hadir sebagai pemateri dengan membawakan tema “Menghidupkan Tajdid dan Ijtihad dalam Menghadapi Tantangan Kontemporer Dunia Pendidikan”.
Dalam kajiannya, Siti menjelaskan bahwa Muhammadiyah merupakan gerakan Islam berkemajuan yang menguatkan tauhid, berpedoman pada Al-Qur’an dan Sunnah, serta menghidupkan ijtihad dan tajdid. Muhammadiyah juga mengembangkan sikap wasathiyyah dan menghadirkan rahmat bagi seluruh alam.
Ia menilai dunia pendidikan saat ini menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut meliputi kesenjangan akses dan kualitas pendidikan, ketimpangan digitalisasi, relevansi kurikulum, peningkatan kompetensi pendidik, serta penguatan implementasi kebijakan pendidikan.
Pendidikan membutuhkan semangat tajdid, yaitu pembaruan dalam memahami dan melaksanakan ajaran Islam sesuai kebutuhan zaman. Dengan tajdid, Islam tetap mampu menjawab persoalan kehidupan secara dinamis, ujar Siti.
Ia juga menegaskan bahwa ijtihad tidak hanya berarti memahami teks agama. Ijtihad merupakan usaha sungguh-sungguh yang memanfaatkan akal dan ilmu pengetahuan untuk menghadirkan solusi bagi persoalan umat dan kemanusiaan.
Dalam pendidikan, semangat tajdid mendorong pendidik berinovasi dan menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pendidik berkemajuan juga harus kritis, kreatif, adaptif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Siti juga menekankan pentingnya memahami persoalan keislaman melalui pendekatan bayani, burhani, dan ‘irfani. Ketiga pendekatan tersebut perlu digunakan secara bersama agar pemahaman terhadap ajaran Islam menjadi lebih utuh dan mampu merespons perkembangan zaman.
Melalui pengajian bulanan ini, FKIP UAD mendorong dosen dan tendik memperkuat karakter sebagai insan akademik yang berilmu, berakhlak, dan bersemangat melakukan pembaruan untuk memajukan dunia pendidikan.
(ramadhaniuk/ed: krln)








