Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan AI
Kulon Progo – SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) pada Kamis, 18 Juni 2026. Sebanyak 18 guru SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan mengikuti pelatihan ini. Beberapa guru dari sekolah Muhammadiyah di wilayah Panjatan, Kulon Progo, juga turut berpartisipasi.
Pelatihan menghadirkan Syariful Fahmi, M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (pmat.uad.ac.id), sebagai narasumber. Pelatihan ini meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) guna mendukung proses pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, efektif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Kepala SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan, Rini Utami, S.Pd., menyampaikan bahwa perkembangan AI telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, guru perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
Guru perlu terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Artificial Intelligence tidak hadir untuk menggantikan guru. Teknologi ini menjadi alat bantu yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui pelatihan ini, kami berharap guru semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital, ujar Rini Utami.
Pembelajaran Berbasis AI bagi Guru
Dalam sesi pelatihan, narasumber memperkenalkan berbagai platform AI yang dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan. Peserta mempelajari beberapa aplikasi AI, antara lain Teachy AI, NotebookLM, Pippit AI, dan Canva AI. Melalui praktik langsung, peserta memanfaatkan berbagai platform AI. Mereka menyusun perangkat pembelajaran, membuat presentasi interaktif, mengembangkan media digital, serta menghasilkan konten edukatif.
Pada sesi Teachy AI, peserta mempelajari cara membuat bahan ajar dan rencana pembelajaran. Mereka juga menyusun presentasi pembelajaran secara lebih cepat dan sistematis. Melalui NotebookLM, narasumber mengajak guru memanfaatkan teknologi AI untuk merangkum dokumen, menganalisis materi, dan mengelola sumber belajar.
Selain itu, Narasumber juga melatih peserta menggunakan Pippit AI untuk membuat konten video edukatif yang menarik dan komunikatif. Peserta memanfaatkan Canva AI untuk membuat media pembelajaran, infografis, dan poster edukasi. Platform ini juga membantu memenuhi berbagai kebutuhan visual pembelajaran secara kreatif dan efisien.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Banyak guru yang aktif berdiskusi dan mencoba langsung berbagai fitur AI yang diperkenalkan. Mereka menilai pelatihan ini sangat relevan dengan kebutuhan guru saat ini, terutama dalam mendukung pembelajaran yang lebih menarik, personal, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital.
Melalui kegiatan ini, SD Unggulan Muhammadiyah Krembangan berharap para guru dapat semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi AI sebagai mitra dalam pembelajaran. Pemanfaatan kecerdasan buatan secara tepat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan bermakna.
(syariful/ed: krln)



