FKIP UAD Lepas 10 Mahasiswa Outbound SEA Teacher Batch 11 ke Filipina
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melepas mahasiswa outbound SEA Teacher (Southeast Asian Teacher Project) Batch 11 Tahun 2025/2026 pada Kamis (08/02). Kegiatan ini dilaksanakan di Educator Hall, Kampus 4 UAD serta dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, orang tua/ wali, serta mahasiswa peserta.
SEA teacher merupakan program pertukaran mahasiswa calon guru se-Asia Tenggara yang diadakan oleh SEAMEO Southeast Asian Ministers of Education Organization. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas calon pendidik melalui pengalaman praktik mengajar di lingkungan internasional.
Koordinator Tim SEA Teacher FKIP UAD, Aan Hendroanto, M.Pd., melaporkan bahwa FKIP UAD mengirim 10 mahasiswa ke lima universitas mitra di Filipina, yakni Capiz State University, West Visayas State University, Adamson University, University of Saint La Salle, dan Central Luzon State University. Peserta terdiri atas 7 mahasiswa PBI, 1 PMAT, 1 PBSI, dan 1 PPKn.
Seluruh mitra program berasal dari Filipina karena bahasa Inggris menjadi bahasa kedua di negara tersebut. Hal ini dinilai efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mahasiswa. Lingkungan akademik di sana juga mendukung praktik mengajar berbasis bahasa Inggris.

Koordinator SEA Teacher FKIP UAD, Aan Hendroanto, M.Pd.
Mahasiswa akan menjalani praktik mengajar selama satu bulan di sekolah mitra. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya meningkatkan kompetensi pedagogik, tetapi juga memperluas wawasan internasional dan pengalaman lintas budaya.
Program ini memberi pengalaman langsung yang tidak semua mahasiswa bisa dapatkan, baik dari sisi akademik seperti praktik mengajar namun juga budaya internasional. ungkap Aan.
Mahasiswa dijadwalkan berangkat pada 12 Januari 2026. Sebelum berangkat, FKIP UAD memberikan pre-departure training sebanyak tujuh pertemuan untuk membekali mahasiswa dengan kesiapan akademik, bahasa, budaya, serta penguatan karakter dan nilai keislaman.
Perwakilan mahasiswa outbound, Tsalsa Rosyanda Putri dari PBI, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan fakultas. Ia menyebut program SEA Teacher memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan mengajar, meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, serta mengembangkan kemandirian sebagai calon pendidik.

Tsalsa Rosyanda Putri mahasiswa PBI
Program ini melatih kami mengajar dan berkomunikasi di lingkungan internasional. Kami juga belajar menjadi lebih mandiri dan terbuka. ungkap Tsalsa.
Perwakilan orang tua mahasiswa, Anita Herlina, orang tua dari Qurrota’ayun (PBI), menyampaikan rasa bangga sekaligus haru saat melepas mahasiswa ke luar negeri. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga ibadah, kesehatan, komunikasi, serta nama baik almamater. Menurutnya, mahasiswa membawa identitas sebagai duta bangsa dan duta Islam.

Anita Herlina, orang tua dari Qurrota’ayun (PBI)
Dimana pun berada, kalian membawa nama Indonesia dan harus menunjukkan akhlak Islami, kesantunan dan semangat kerja sama. ungkap Anita.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., menyampaikan Filipina dipilih karena kuat dalam penguasaan bahasa Inggris dan dikenal sebagai eksportir tenaga pendidik ke berbagai negara di dunia. Ia menegaskan bahwa pengalaman internasional menjadi bekal penting bagi calon guru di era global.

Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D.
Sayuti mengajak mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun jejaring, memperluas wawasan global, serta menunjukkan nilai Islam. Ia juga mendorong mahasiswa aktif beradaptasi dan berkontribusi positif di lingkungan internasional.
Manfaatkan kesempatan ini untuk membangun jejaring dan memperluas wawasan global, sekaligus menunjukkan Islam yang rahmatan lil alamin. ungkap Sayuti.
Acara diakhiri dengan pelepasan simbolis mahasiswa peserta SEA Teacher oleh pimpinan FKIP UAD. Pelepasan dilakukan per kelompok sesuai universitas tujuan sebagai tanda dimulainya misi internasional mahasiswa FKIP UAD di Filipina.
Melalui program ini, FKIP UAD menyiapkan calon guru yang berdaya saing global dan berkarakter Islami. Fakultas berharap mahasiswa dapat menjalankan tugas dengan baik serta membawa pulang pengalaman yang berdampak bagi pengembangan pendidikan di FKIP UAD.
(krln humas fkip)




FKIP UAD

fkip uad