Inovasi Budidaya Ikan Nila Red Bangkok dengan Teknologi Ultrasonik di Sedayu
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menjalin kolaborasi dengan kelompok Pokdakan Rejoayu, Sedayu, Bantul. Melalui kolaborasi ini, tim ingin memodernisasi budidaya ikan nila dengan menerapkan teknologi ultrasonik guna meningkatkan produktivitas warga setempat.
Ketua program pemberdayaan ini adalah oleh Destri Ratna Ma’rifah, M.Pd. (Pendidikan Biologi) bersama Dr. Moh. Toifur, M.Si. (Pendidikan Fisika), Dr. Hendro Setyono, S.E., M.Sc. (Manajemen), dan Okimustava, S.Pd., M.Pd.Si. (Pendidikan Fisika) serta dukungan dari Mahasiswa KKN yang turut membantu proses di lapangan.
Teknologi Ultrasonik: Solusi Modern Pengusir Hama
Berbeda dengan metode konvensional, program ini menggantinya dengan teknologi ultrasonik yang dirancang khusus untuk mengusir hama di sekitar kolam. Dengan cara tersebut, teknologi ini memancarkan gelombang suara yang tidak disukai hama sehingga mampu menekan angka kematian ikan secara signifikan.
Fokus utama kegiatan ini adalah pengembangan varietas Nila Red Bangkok. Tim memadukan teknologi ultrasonik dengan pendampingan manajemen budidaya secara komprehensif, mulai dari persiapan kolam, penebaran benih, hingga pengelolaan organisasi.

Lansia Produktif dan Antusias
Menariknya, program ini menyasar kelompok lansia produktif di Pokdakan Rejoayu. Anggota Pokdakan Rejoayu memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari pensiunan Dinas Perikanan hingga wirausahawan. Meskipun sudah memasuki usia senja, antusiasme mereka terlihat nyata saat bergotong-royong memperbaiki kolam dan mengikuti sesi pelatihan.
Lansia di sini sangat aktif dan mau diajak berkegiatan. Ada yang memang sudah memiliki pengalaman di perikanan, namun ada juga yang berlatar belakang pengusaha. ungkap Destri.
Tim pengabdian mendorong mitra untuk terus mengimplementasikan ilmu dan teknologi yang telah diberikan secara berkelanjutan setelah program usai. Dengan manajemen yang lebih baik, budidaya ini dapat memberikan dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan warga lansia di wilayah Sedayu.
(rhp/ed:krln)









