Internasionalisasi Pendidikan Lewat Program SEA-Teacher di Yogyakarta
Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UAD dengan bangga menyambut kedatangan tiga mahasiswa internasional peserta program SEA-Teacher sebagai bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan. Mereka akan menjalani praktik mengajar di berbagai sekolah mitra di Yogyakarta. Para mahasiswa tersebut berasal dari tiga universitas berbeda dan memiliki latar belakang pendidikan yang beragam.
Siap Praktik Mengajar di Sekolah Mitra
Mahasiswa pertama, Glycel Anne dari University of Saint Anthony, Filipina, yang menempuh studi di Program Studi Pendidikan Matematika. Glycel akan menjalankan praktik mengajar di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Selama masa praktik, Glycel akan berbagi metode pengajaran matematika yang inovatif sekaligus mempelajari pendekatan pendidikan yang ada di Indonesia.
Feb Anthony G. Rizano dari West Visaya State University, Filipina, berasal dari Program Studi Secondary Mathematics Education. Feb Anthony akan melaksanakan praktik mengajar di SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Kehadiran Feb Anthony memberikan kesempatan bagi siswa dan guru di sekolah tersebut untuk mendapatkan wawasan baru dalam pembelajaran matematika.
Sementara itu, Nikita Seregin dari Adamson University, Filipina, yang menempuh pendidikan di Program Studi English, mendapat penempatan di SMK Negeri 6 Yogyakarta. Meski berasal dari program studi yang berbeda, kehadiran Nikita semoga mampu memberikan kontribusi positif dalam pembelajaran bahasa Inggris dan memperkenalkan budaya internasional kepada siswa.
Baca juga: SEA Teacher Batch 10, FKIP Lepas 19 Mahasiswa Inbound dari Filipina
Keberadaan Nikita di sekolah tersebut juga membuka peluang untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dengan perspektif global yang lebih luas. Kegiatan SEA-Teacher mendukung internasionalisasi pendidikan. Kolaborasi ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa peserta. Siswa dan guru di sekolah mitra juga merasakan manfaat dari pertukaran budaya dan metode pengajaran yang berbeda.
Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk tidak hanya mengembangkan keterampilan mengajar mereka, tetapi juga memperkaya perspektif pendidikan mereka melalui pengalaman langsung di Indonesia. Dengan semangat berbagi ilmu dan budaya, Prodi PMat berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan mutu pendidikan serta memperkuat jejaring internasional.
(wafi/ed: ink)