PBSI UAD Siapkan Bahan Ajar Digital Inovatif
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Ahmad Dahlan mengadakan Lokakarya Penyusunan Bahan Ajar Digital pada Kamis, (20/11). Kegiatan ini bertujuan menyiapkan bahan ajar untuk semester gasal 2025/2026. Melalui lokakarya ini, program studi ingin memastikan seluruh dosen memiliki kemampuan merancang materi pembelajaran yang lebih modern, relevan, dan sesuai kebutuhan mahasiswa.
Kaprodi PBSI, Roni Sulistiyono, M.Pd., menyampaikan bahwa bahan ajar harus mengikuti perkembangan teknologi. IIa menyampaikan bahwa bahan ajar digital tidak lagi sekadar pelengkap, tetapi telah menjadi kebutuhan utama dalam pembelajaran masa kini.
Karena itu, ia mendorong seluruh pengampu mata kuliah, khususnya tim teaching, untuk menyusun bahan ajar yang selaras dan saling mendukung antarperkuliahan. Harapannya, mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang konsisten dan mudah diikuti di berbagai kelas.

Roni Sulistiyono, M.Pd., memberikan sambutan
Pelatihan dipandu oleh Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., selaku Koordinator Kurikulum. Ia memperkenalkan penggunaan platform digital seperti Gama dan Canva IA. Para dosen kemudian mempraktikkan pembuatan bahan ajar digital secara langsung. Pendekatan praktik ini membuat dosen lebih mudah memahami fungsi setiap tools dan mampu menyesuaikannya dengan kebutuhan mata kuliah masing-masing.

Dr. Yosi Wulandari, M.Pd.
Kegiatan ini juga memberi kesempatan kepada dosen untuk memaksimalkan fungsi smartboard dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif. Setiap dosen menyelesaikan bahan ajar masing-masing dengan pendampingan selama sesi berlangsung.
PBSI UAD berharap lokakarya ini dapat meningkatkan kesiapan dosen dalam menghadirkan materi pembelajaran digital yang lebih inovatif dan relevan. Kegiatan ditutup dengan penyusunan rencana pengembangan bahan ajar untuk semester gasal mendatang.
(dw/ed: krln)


FKIP UAD




