Pengajian Dosen dan Tenaga Kependidikan FKIP UAD ke-40 Angkat Tema “Memimpin dengan Senyum”
Yogyakarta – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pengajian Dosen dan Tenaga Kependidikan FKIP UAD ke-40 pada Rabu (26/08). Kegiatan mengangkat tema “Memimpin dengan Senyum” dengan menghadirkan Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., sebagai narasumber.
Pengajian ini menjadi bagian dari penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) sekaligus upaya FKIP UAD membangun budaya akademik yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Melalui kajian tersebut, dosen dan tenaga kependidikan diajak menghubungkan nilai kepemimpinan dengan peran mereka dalam kehidupan akademik dan kelembagaan.
Kepemimpinan Dimulai dari Diri Sendiri
Mengawali kajiannya, Prof. Muchlas mengajak dosen dan tenaga kependidikan memaknai kepemimpinan sebagai amanah dan tanggung jawab, bukan sekadar jabatan. Ia mengingatkan pesan Rasulullah saw. bahwa setiap orang merupakan pemimpin dan akan mempertanggungjawabkan kepemimpinannya.
كُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِه
Pesan tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan melekat pada setiap individu. Karena itu, Prof. Muchlas mendorong peserta memulai kepemimpinan dari diri sendiri sebelum menerapkannya dalam keluarga, organisasi, dan masyarakat. Kepemimpinan juga menuntut tanggung jawab, akuntabilitas, amanah, dan pelayanan.
Tujuh Karakter Pemimpin Transformasional
Berangkat dari pemahaman tersebut, Prof. Muchlas membahas tujuh karakter pemimpin transformasional. Pemimpin perlu terbuka terhadap pemikiran baru, memperluas wawasan, mendengarkan secara aktif, berani mengambil risiko secara terukur, bertanggung jawab, memberikan kepercayaan kepada anggota tim, dan membangun motivasi yang menginspirasi.
Karakter tersebut perlu pemimpin wujudkan melalui tindakan nyata. Karena itu, Prof. Muchlas menekankan tiga peran utama pemimpin transformasional, yaitu mengoptimalkan potensi dan sumber daya, menggerakkan perubahan, serta memproyeksikan masa depan.

Sambutan Dekan FKIP
Meneladani Kepemimpinan Rasulullah
Selain membahas karakter pemimpin transformasional, Prof. Muchlas mengajak peserta meneladani kepemimpinan Rasulullah SAW melalui QS. At-Taubah ayat 128. Ayat tersebut menggambarkan kepedulian Rasulullah SAW terhadap penderitaan umat serta keinginannya menghadirkan keselamatan dan kebaikan.
Nilai tersebut tercermin dalam empat karakter kepemimpinan, yaitu peduli, melindungi, penyantun, dan penyayang. Pemimpin perlu memahami kesulitan orang lain, menghadirkan kebaikan, membimbing dengan lembut, dan menunjukkan kasih sayang dalam setiap keputusan.
Memimpin dengan Senyum
Keempat karakter tersebut kemudian mengarah pada pesan utama “Memimpin dengan Senyum”. Prof. Muchlas menekankan bahwa senyum bukan sekadar ekspresi wajah, tetapi juga mencerminkan kepedulian, keramahan, keteduhan, dan kasih sayang dalam memimpin.
“Pemimpin harus memiliki kepedulian, mampu melindungi, bersikap santun, dan menghadirkan kasih sayang. Nilai-nilai inilah yang menjadi bagian dari semangat memimpin dengan senyum,” ungkap Prof. Muchlas.
Melalui pengajian ini, FKIP UAD mengajak dosen dan tenaga kependidikan menerapkan nilai kepemimpinan dalam kehidupan akademik dan kelembagaan. Semangat “Memimpin dengan Senyum” pun menjadi bagian dari upaya FKIP UAD membangun lingkungan kerja yang peduli, kolaboratif, dan berintegritas.
(ramadhani/ed: krln)





FKIP UAD

