Seminar Parenting MAN 1 Bantul–FKIP UAD Bekali Masa Depan Anak
MAN 1 Bantul bekerja sama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Seminar Parenting pada Jumat (23/01) di Amphitheater Kampus 4 UAD. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas XII MAN 1 Bantul beserta orang tua atau wali sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam mendampingi pendidikan dan perencanaan masa depan anak.
Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan pentingnya pembekalan parenting sebagai wawasan bersama bagi siswa dan orang tua. Menurutnya, pemahaman yang baik tentang pendampingan anak akan membantu perencanaan pendidikan dan karier yang lebih terarah serta sesuai dengan potensi yang dimiliki anak.
Seminar ini bertujuan menambah wawasan bagi peserta yang akan melanjutkan studi, sekaligus membekali mereka dengan ilmu dan pengalaman sebagai bekal di masa depan. ungkap Mafrudah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Madrasah, Temu Panggih Raharjo, S.Pd., M.M., menekankan bahwa parenting perlu menjadi perhatian utama dalam pembentukan karakter anak. Ia mengingatkan orang tua untuk terus menyayangi dan mengawasi anak agar tetap berada di jalur yang positif. Kasih sayang dan perhatian orang tua akan membangun rasa aman dan percaya diri anak sehingga mereka lebih termotivasi dalam meraih cita-cita.
Tetap harus menyayangi anak, selalu dipantau jangan sampai anak lepas kendali, agar anak-anak bisa meraih cita-cita dan bisa sukses selalu. ungkap Panggih.
Dukungan orang tua terhadap masa depan anak juga ditekankan oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bantul, HJ. Muntolib, S.Ag., M.S.I. Ia menyampaikan bahwa kepedulian orang tua terhadap perkembangan anak sangat diperlukan, terutama dalam mendampingi mereka menentukan pilihan setelah lulus dari madrasah. Orang tua diharapkan mulai membuka komunikasi dengan anak terkait rencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja, sekaligus memberikan motivasi dan arahan yang positif.
Memang parenting sangat diperlukan, orang tua paling tidak menanyakan masa depan anak, apakah mau lanjut ke perguruan tinggi atau bekerja setelah selesai dari madrasah, orang tua harus mulai memberikan motivasi dan mengarahkan masa depan anak. ungkap Muntolib.
Sementara itu, Dekan FKIP UAD, Muhammad Sayuti, S.Pd., M.Pd., M.Ed., Ph.D., menegaskan bahwa peran orang tua menjadi semakin penting di tengah perubahan sosial dan psikologis anak yang berlangsung sangat cepat. Oleh karena itu, sinergi antara madrasah, keluarga, dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat guna menyiapkan generasi yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter.
Perubahan sosial dan psikologis anak sangat cepat, sehingga peran orang tua dan guru menjadi kunci dalam menjaga generasi masa depan. ungkap Sayuti.
Pada sesi utama, Prof. Dr. Doddy Hartanto, M.Pd. menyampaikan materi berjudul “Mendampingi Sukses Remaja”. Doddy menjelaskan bahwa masa remaja merupakan fase krusial yang penuh tantangan dan sangat membutuhkan pendampingan orang tua, terutama dalam pengelolaan waktu, penggunaan teknologi digital, serta penguatan karakter. Ia juga mengingatkan bahwa remaja berpotensi mengalami berbagai permasalahan apabila tidak mendapatkan pendampingan yang tepat.
Lebih lanjut, Doddy menegaskan bahwa keberhasilan dan arah karier anak sangat dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Perencanaan karier anak mulai terbentuk sejak jenjang SMA, sehingga peran orang tua menjadi kunci dalam mengenali dan mengarahkan potensi anak sejak dini.
Pengaruh terbesar berasal dari minat pribadi anak kemudian dukungan dari ibu serta ayahnya. Hal ini menegaskan bahwa ketika minat anak dihargai dan difasilitasi, peluang mereka untuk berkembang dan meraih karier yang baik akan semakin besar. ungkap Doddy.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Bantul dan FKIP UAD berharap dapat membangun sinergi yang kuat antara madrasah, orang tua, dan perguruan tinggi dalam mengarahkan pendidikan serta masa depan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi dan berakhlak.
(krln humas fkip)


