Fasilitas Pembelajaran PPKn FKIP UAD Tuai Apresiasi dalam Asesmen LAMDIK
Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) melanjutkan asesmen lapangan akreditasi Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) FKIP Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Jumat (3/7). Memasuki hari kedua, asesor meninjau fasilitas akademik dan mengobservasi praktik pembelajaran sebagai bagian dari verifikasi lapangan.
Prof. Dr. Winarno, M.Pd. mengawali kegiatan dengan meninjau Data Center UAD yang dikelola Biro Sistem Informasi (BSI). Kunjungan kemudian berlanjut ke Perpustakaan UAD, Laboratorium PPKn, Klinik UAD, ruang kelas, Educator Hall, dan Ruang Dosen Program Studi PPKn.
Usai peninjauan tersebut, Winarno menyampaikan apresiasi terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki FKIP UAD. Menurutnya, fasilitas tersebut mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi calon guru.
Fasilitas yang dimiliki FKIP UAD sangat lengkap dan sangat mendukung proses pembelajaran calon guru, ujar Winarno.
Sementara itu, Dr. Mar’atul Kiptiyah, M.Pd. mengobservasi praktik pembelajaran mahasiswa di Laboratorium Pengembangan Pembelajaran Kependidikan (P2K/Microteaching). Observasi tersebut dilakukan untuk menilai pelaksanaan pembelajaran, kemampuan pedagogik mahasiswa dan pemanfaatan fasilitas laboratorium.
Setelah seluruh agenda lapangan selesai, tim asesor melaksanakan kerja mandiri untuk memverifikasi hasil asesmen. Hasil verifikasi tersebut kemudian dipaparkan pada sesi penutupan yang dihadiri pimpinan universitas, fakultas, dan program studi.

Observasi praktik pembelajaran
Baca juga: Prodi PPKn FKIP UAD Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK, Perkuat Komitmen terhadap Budaya Mutu
Pada sesi penutupan, tim asesor menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk pengembangan Program Studi PPKn FKIP UAD. Rekomendasi tersebut menekankan penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya peningkatan mutu program studi.
Fondasi penelitian Program Studi PPKn sudah baik. Selanjutnya, daya saing memperoleh hibah dan penguatan pengabdian kepada masyarakat perlu terus ditingkatkan, ujar Winarno.
Asesor menilai Prodi PPKn telah memiliki kelompok riset, peta jalan penelitian dan capaian penelitian yang baik. Ke depan, program studi didorong memperkuat kompetisi hibah melalui pelatihan penulisan proposal serta memperluas kemitraan pengabdian salah satunya dengan MGMP.
Menanggapi rekomendasi tersebut, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. menegaskan bahwa UAD akan menindaklanjuti seluruh masukan tim asesor. Universitas akan memperkuat sistem penjaminan mutu, meningkatkan penelitian dan pengabdian di bidang pendidikan, memperluas pelatihan berbasis sertifikasi bagi tenaga kependidikan, serta menyempurnakan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.
Asesmen lapangan ini menjadi tahapan penting dalam proses akreditasi Program Studi PPKn FKIP UAD. Berbagai rekomendasi dari tim asesor akan menjadi dasar penguatan budaya mutu dan peningkatan kualitas penyelenggaraan tridarma di FKIP UAD.
(syariful/ed: krln)







