Siapkan Pendidik Masa Depan, FKIP UAD Kembangkan RPS Pendidikan Futuristis
Yogyakarta— Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengembangkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Fakultas Teori Belajar Futuristis dan Pendidikan Futuristis untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FKIP UAD menyiapkan pembelajaran yang relevan dengan perubahan dan kebutuhan pendidikan masa depan.
Tim Kurikulum dan Pembelajaran FKIP UAD melaksanakan Workshop Penyusunan RPS Mata Kuliah Fakultas sebagai tahap kedua setelah kegiatan serupa pada semester sebelumnya. Tim memfokuskan pembahasan pada penyusunan dan penyempurnaan RPS kedua mata kuliah.
Teori Belajar Futuristis dan Pendidikan Futuristis membekali mahasiswa dengan perspektif tentang dinamika belajar dan pendidikan, termasuk perubahan sosial, perkembangan teknologi, dan kebutuhan kompetensi masa depan.
RPS Pendidikan Futuristis FKIP UAD Jadi Peta Pembelajaran
Baca juga : FKIP UAD Gelar Lokakarya Penyusunan RPS dan Bahan Ajar
Ketua Tim Kurikulum dan Pembelajaran FKIP UAD, Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., menegaskan pentingnya RPS dalam proses pembelajaran. Menurutnya, RPS tidak hanya berfungsi sebagai dokumen akademik.
“RPS bukan sekadar dokumen pembelajaran, tetapi menjadi peta jalan bagi dosen dan mahasiswa dalam mencapai capaian pembelajaran. Untuk mata kuliah yang membawa perspektif futuristis, kita perlu memastikan bahwa pengalaman belajar mahasiswa juga mampu merespons perubahan dan kebutuhan pendidikan di masa depan,” ungkap Yosi.
Tim menyusun RPS dengan memadukan capaian pembelajaran, tujuan, materi, strategi, aktivitas mahasiswa, asesmen, dan pengalaman belajar. Dosen pengampu juga berdiskusi dan melakukan telaah untuk memastikan setiap komponen pembelajaran saling terhubung dan dapat diterapkan secara efektif.

Dr. Yosi Wulandari, M.Pd., Ketua Tim Kurikulum dan Pembelajaran FKIP UAD
Bangun Perspektif Pendidikan Masa Depan
Prof. Dr. Suyatno, M.Pd.I., Wakil Dekan Bidang Akademik FKIP UAD, menyampaikan bahwa mata kuliah fakultas memiliki posisi penting. Mata kuliah tersebut membangun fondasi kompetensi mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FKIP UAD.
“Mata kuliah fakultas perlu menjadi ruang untuk membangun cara berpikir mahasiswa agar mampu melihat pendidikan tidak hanya dalam konteks saat ini, tetapi juga dalam perspektif perubahan dan tantangan yang akan datang. Karena itu, pembelajaran futuristis perlu dirancang secara sistematis dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa,” ujar Suyatno.
Workshop juga menjadi forum bagi dosen pengampu untuk menyamakan persepsi mengenai arah pembelajaran, capaian, aktivitas, dan asesmen. Langkah ini mendukung penerapan mata kuliah fakultas secara konsisten di berbagai program studi FKIP UAD.
Workshop tahap kedua ini menjadi bagian dari komitmen FKIP UAD dalam mengembangkan pembelajaran yang responsif terhadap perubahan. Melalui Teori Belajar Futuristis dan Pendidikan Futuristis, FKIP UAD terus membekali mahasiswa dengan perspektif dan kompetensi untuk menghadapi dinamika pendidikan di masa depan.
(Krln Humas FKIP)








