Muhasabah Mutu FKIP #11: Menyelaraskan Kurikulum dan Proker Fakultas
FKIP UAD menggelar Muhasabah Mutu #11 pada Selasa (30/01) di Laboratorium PBI Lt.7, Gedung Lab Terpadu Kampus 4 UAD. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara program kerja fakultas dan tim kerja untuk meningkatkan kualitas akademik.
Acara dimulai dengan pembahasan rekonstruksi kurikulum. Beberapa prodi menyoroti durasi studi S-2 yang relatif singkat sehingga kurikulum perlu lebih futuristik untuk merespons perkembangan zaman. Selain itu, peserta menekankan pentingnya menyeimbangkan target kelulusan dengan capaian kompetensi dan SKPI mahasiswa.
Selanjutnya, peserta membahas peran laboran dalam mendukung kegiatan akademik. Fakultas mengoptimalkan laboran yang sudah memiliki jabatan fungsional sesuai bidang keilmuannya, dan prodi menyediakan slot anggaran khusus untuk mendukung aktivitas laboratorium. Dengan langkah ini, praktikum dan pendampingan mahasiswa berjalan lancar.
Selain itu, peserta membahas aspek administrasi dan mekanisme akademik dosen. Hal ini meliputi integrasi program kerja, instrumen kerja (PSMF dan PSMP), BKD, pakta integritas doktor, homebase dosen, dan laporan kerjasama. Diskusi menekankan bahwa data dan bukti kegiatan dosen harus terdokumentasi dengan baik agar proses evaluasi dan akreditasi berjalan transparan.
Topik lain yang dibahas adalah relevansi matakuliah fakultatif, riset terkait well-being, serta program FKIP yang dapat di-LSP-kan, termasuk pendampingan komunitas. Kurikulum difokuskan agar mahasiswa lulus tepat waktu, namun tetap mencapai kompetensi yang dibutuhkan.
Dengan rangkaian pembahasan tersebut, Muhasabah Mutu menegaskan komitmen FKIP UAD untuk menyelaraskan kurikulum, memaksimalkan peran SDM, termasuk laboran, dan memperkuat mekanisme akademik agar fakultas siap menghadapi tantangan pendidikan modern.
(krln humas fkip)









