(Yogyakarta, 25/11), Teater PeBei FKIP UAD dengan sukses menyajikan sebuah Drama Musik Kolosal dengan judul “Mangir”. Kegiatan ini dilaksanakan di Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta dengan pemain para Keluarga Teater PeBei. Kegiatan ini didukung dari berbagai pihak mitra yang berkerja sama seperti EDSA UAD, EJT, Syndicate, Teater JAB, dan Teater 42.

Little-Mayoret

Kegiatan ini dibuka dengan pertunjukkan Manyoret Cilik (Little Mayoret) yang menampilka Dance Modern dengan memainkan tongkat mayoretnya. Mayoret cilik (Little Mayoret) ini diperankan oleh ananda Naya, Gendis, dan Abel asuhan Ibu Umi. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pertunjukkan seni teater yang kompleks dan menarik. Memberikan nilai moral dan mengedukasi sejarah Mangiran. Mengapresiasi para seniman yang telah bekerja keras.

Karawitan-Skapenta

Pertujukkan ini merupakan karya dari Pramoedya Ananta Toer dengan sutradara Dinar Saka dan tim. Karawitan Skapenta dari SMK Penerbangan Yogyakarta dengan penata musik Angga dan Kawan-kawan menjadi pengiring yang sangat luar biasa. “Semoga pementasan kali ini menjadi pengalaman  teman-teman dan juga pembelajaran dalam sistem kerja serta pembagian tugas,” ucap ketua pelaksana melalui pesan singkat WhatsApp.

Penonton sangat antusias dalam menikmati pertunjukkan ini. Terlihat mereka pergi meninggalkan tempat seusai acara benar-benar selesai. Tepuk tangan dan sorak sorai para penonton pun juga mengiringi usainya pertunjukkan Drama Musik Kolosal “Mangir”.(JNR)

 

Suasana pertunjukkan Drama Musik Kolosal “Mangir”

Teater-PeBei-UAD-MangirTeater-PeBei-UAD-MangirTeater-PeBei-UAD-MangirTeater-PeBei-UAD-Mangir

Fotografer : Januar Adam Prasetiya (@januarprasetiya)