UAD Kolaborasi dengan SEAMOLEC Kembangkan STEM-NEXEL Nasional
Dosen Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Irfan Yunianto, M.Sc., Ph.D., dan Dr. Risanti Dhaniaputri, M.Sc. mengikuti pelatihan Training of Trainers (ToT) oleh SEAMEO-SEAMOLEC. Kegiatan ini berlangsung pada 8-9 April 2026 di kantor SEAMOLEC, kompleks wisma Universitas Terbuka, Tangerang Selatan.
Mereka merupakan bagian dari tim riset STEM FKIP UAD. Pada hari pertama, Irfan dan Risanti mempresentasikan modul STEM berupa learning unit Water Quality dan Health in Our Hands. Modul ini memuat konsep dasar, capaian kompetensi, bidang kajian, urutan pembelajaran, lembar kerja siswa, serta produk sains. Tim juga menerapkan pendekatan CER (Claim, Evidence, Reasoning) untuk melatih siswa menyusun klaim, mengumpulkan bukti, dan menjelaskan alasan berbasis fenomena sains dalam kehidupan sehari-hari.

Irfan Yunianto, M.Sc., Ph.D., dan Dr. Risanti Dhaniaputri, M.Sc. ketika mempresentasikan learning unit Water Quality dan Health in Our Hands
Learning unit Water Quality mengkaji pengukuran kualitas air, sedangkan Health in Our Hands membahas diabetes melitus sebagai penyakit genetik. Tim menggunakan kedua modul ini sebagai panduan implementasi STEM-NEXEL di sekolah. Pendekatan ini mendorong siswa untuk memahami, menganalisis, mengomunikasikan, mengevaluasi, dan memecahkan masalah dalam konteks nyata.
Pada hari kedua, tim melaksanakan FGD bersama peneliti SEAMOLEC dan mitra perguruan tinggi untuk menyusun grand design PD Training program STEM-NEXEL sekaligus menyamakan persepsi dalam merancang pelatihan bagi guru dan siswa SMP serta SMA. STEM-NEXEL menghadirkan pendekatan pembelajaran sains yang menekankan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah secara menyeluruh.
Tim merumuskan pendekatan STEM-3D dan CER, penggunaan SageModeler dan CODAP, serta pembelajaran deep learning berbasis literasi dan numerasi. Tim juga merancang unit pembelajaran terkait perubahan iklim, penyakit infeksi dan noninfeksi, serta inovasi teknologi, sekaligus menyusun lesson plan, melaksanakan microteaching, serta melakukan evaluasi dan refleksi.
Melalui kegiatan ini, tim Pendidikan Biologi UAD memperkuat peran dalam pengembangan inovasi pembelajaran sains. Tim mendorong implementasi STEM-NEXEL sebagai pendekatan yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sains di jenjang SMP dan SMA.
(rhp/ed: krln)







FKIP UAD
