Sharing Session FKIP UAD Perluas Jejaring Internasional
FKIP UAD menyelenggarakan Sharing Session yang digagas oleh Tim Kerja Sama Global FKIP pada Kamis (12/03) di Educator Hall, Kampus 4 UAD. Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, S.Si., M.Pd., dosen PMAT UAD.
Melalui kegiatan ini, Koordinator Tim KSG, Afit Istiandaru, M.Pd., mendorong dosen untuk mencari peluang kolaborasi dan pengembangan akademik di tingkat internasional. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan program hibah, mengikuti pertukaran akademik, dan membangun jejaring dengan universitas luar negeri
Pada sesi sambutan, Dekan FKIP, Muhammad Sayuti, M.Pd., M.Ed., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menyambut kepulangan Rully dari USA. Sayuti meminta Rully membagikan pengalamannya agar dapat menginspirasi dosen lain untuk menempuh studi atau kegiatan akademik di luar negeri.
Sayuti juga menyoroti kemampuan bahasa Inggris, seperti skor TOEFL atau IELTS sebagai tantangan terbesar untuk melanjutkan studi atau mengikuti program internasional. Meski demikian, ia berharap pengalaman Rully dapat memotivasi para dosen untuk terus berupaya meraih kesempatan studi maupun kolaborasi akademik di luar negeri
Saya nggak mau hanya Prof. Rully saja yang bisa mengakses Fulbright tapi bapak ibu yang lain juga bisa mengikuti, mendapatkan inspirasi serta strategi untuk mendaftar. ungkap Sayuti.
Baca juga : Mahasiswa PBI Ikuti ASEAN Exhibition Universities Forum 2025
Pada sesi utama, Rully membagikan pengalamannya mengikuti Fulbright Visiting Scholar Program (FVS) di Western Michigan University, Amerika Serikat. Fulbright Visiting Scholar Program (FVS) merupakan program hibah akademik internasional. Program ini memberi kesempatan dosen, peneliti dan akademisi untuk melakukan penelitian, mengajar atau berkolaborasi dengan berbagai universitas di Amerika Serikat
Rully juga menjelaskan tiga dokumen penting untuk lolos program tersebut. Pelamar harus menyiapkan surat undangan dari universitas tujuan (Letter of Invitation), proposal rencana proyek penelitian, dan surat pengantar dari institusi asal (Letter of Support by Home Institution). Selain itu Ia juga menyinggung pentingnya reputasi institusi untuk memperoleh hibah atau program internasional. Saat ini Universitas Ahmad Dahlan telah masuk peringkat 801–850 dalam QS Asia University Rankings.
Melalui kegiatan ini, FKIP Universitas Ahmad Dahlan mendorong dosen memperluas jejaring global dan memanfaatkan program seperti Fulbright Visiting Scholar Program. Fakultas juga mengajak para dosen untuk terus meningkatkan kapasitas akademik serta aktif membangun kolaborasi internasional.
(krln humas fkip)






















